Kepada siapa aku harus bertanya tentang hidup?
Pada mereka yang berlari?
Yang terbang? Atau yang merayap?
Aku hanya debu jalanan
Tak tahu menahu bagaimana cara menyuarakan suara
Suaraku serak, suaraku parau,
Aku terhempas
Diombang-ambing angin yang tak henti meniupkan panas
Aku debu jalanan yang kusam
Tak tahu kepada siapa lagi aku harus bergumam
Aku terhiraukan dari hiruk pikuk dunia
Sampai angin membawaku pada sebidang tanah merah
Bertabur bunga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar